Rezeki di Patok Ayam, Mitos Atau Fakta?

Mitos Rezeki Di Patok Ayam - Jika anda pernah hidup di Pedesaan, pernahkah orang tua atau kerabat anda berkata "jangan tidur pagi, kalau tidak rezekimu dipatok ayam". Sewaktu kecil saya sering tidur pagi (bahkan hingga saat ini XD), terlelap dalam mimpi ini indah, tiba tiba kerabat saya berkata, "Nyamene koq sek turu, tontoen rezekimu di patok ayam ikuloh" (sekarang kok masih tidur, lihatlah rezekimu di makan ayam ituloh)

rezeki di patok ayam

Saya yang dulunya tak mengerti apa apa, serta bersih dari dosa, berlari keluar melihat apakah benar rezeki saya di patok ayam?

Ternyata apa yang di omongkan orang dulu benar adanya, istilah demi istilah mereka lontarkan untuk mendoktrin kita agar kita menjadi orang yang lebih baik, salah satunya seperti omongan di atas.

Baca Juga : 10 Wasiat Imam Syaefii sbelum kembali ke Rahmatullah

Yang jadi pertanyaan kenapa harus ayam? kenapa tidak kambing atau sapi yang merupakan salah satu hewan yang dimulyakan karna dijadikan hewan qurban.?

Ternyata semua itu ada jawabannya, tidak hanya sebatas guyonan atau semacamnya.

Menurut pandangan agama islam, ayam adalah salah satu hewan yang dapat melihat hal ghoib.

Kelebihan hewan satu ini sesuai dengan Hadist Nabi Muhammad SAW

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok, mintalah karunia Allah (berdoalah), karena dia melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar ringkikan keledai, mintalah perlindungan kepada Allah dari setan, karena dia melihat setan.” (HR. Bukhari 3303 dan Muslim 2729)

Dari hadist di atas secara textual kita pasti paham bahwa ayam adalah salah satu hewan yang dapat melihat hal ghoib seperti malaikat.

Jika kita telusuri lebih dalam lagi pernyataan "jangan tidur pagi, jika tidak mau rezekimu di patok ayam" adalah fakta dan bukan mitos belaka

Dipagi hari bahkan sebelum matahari terbit, ayam sudah berkokok dan dia melihat malaikat membagikan rezeki kepada umat manusia di dunia ini.

Itulah mengapa kita di haruskan untuk melakukan kegiatan seperti berdagang dan pekerjaan lainnya.

Karna waktu di Pagi hari adalah tempatnya rezeki, bahkan juga asa istilah "jangan tidur di pagi hari, itu akan menghambat rezeki orang tuamu".

Percaya?

Kita kembalikan lagi pernyataan tersebut sesuai hadist di atas.

Ayam saja di pagi hari sudah mencari makan, bagaimana kita sebagai manusia seharusnya lebih giat.

Karna semua aktifitas yang ada berawal di pagi hari setelah semua makhluq melaksanakan mimpi indahnya.

Baca Juga : Hakikat sebuah kematian ?

Untuk memperkuat hadist diatas ada sebuah hadist rosul :

"Apabila kalian mendengar ayam berkokok di malam hari, sesungguhnya dia melihat Malaikat. Karena itu, mintalah kepada Allah karunia-Nya. (HR. Ahmad 8064)"

Begitu istimewanya kelebihan seekor  ayam yang dapat melihat malaikat, jika itu terjadi pada umat manusia, niscaya mata kita takkan mampu untuk melihat nur dari para malaikat.

Jika melihat kelebihan ayam, kita seharusnya menempatkan posisi ayam sebagaimana kelebihannya.

Tapi kenapa hingga saat ini masih ada saja orang yang melakukan "sabung ayam"???

Dan juga kata ayam di plesetkan menjadi "ayam kampus" bagi kalangan mahasiswa.

Terlepas dari semua kita seharusnya memulyakan ayam sesuai dengan hadist nabi :

“Janganlah kalian mencela ayam jantan. Sesungguhnya dia membangunkan untuk shalat.” (HR Abu Dawud dengan sanad shahih)

Setelah membaca ini, bagaimana tanggapan kalian, apakah masih percaya bahwa istilah rezeki di patok ayam itu mitos??

Jika ada penambahan serta apa saja terkait artikel ini mohon untuj berkomonetar di bawah ini :)

Subscribe to receive free email updates:

2 Responses to "Rezeki di Patok Ayam, Mitos Atau Fakta?"

  1. Saya rasa ini mitos yang menjadi fakta gan :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ini bukan mitos pak, rezeki di patok ayam memang fakta

      Hapus